RENUNGAN HARIAN
Berubah = Berbuah
Bacaan: Roma 12:1-8
"Janganlah anda menjadi mirip dengan dunia ini, namun berubahlah oleh pembaharuan budimu, supaya anda bisa membedakan manakah niat Allah; apa yang baik, yang rela kepada Allah dan yang sempurna."
Roma 12:2
Dunia ini senantiasa berubah tanpa kita sadari. Awalnya dunia ini berubah secara perlahan namun lama kelamaan berubah semakin cepat. Dahulu manusia harus mendukung kehidupannya dengan peralatan sederhana yang mereka bikin sendiri dari batu maupun kayu. Jika dibandingkan dengan kala ini sungguh jauh berbeda. Pada kala ini manusia mendukung kehidupannya dengan peralatan canggih bahkan segala suatu hal bisa di dapatkan dengan instan. Karena dunia ini berubah, manusia pun turut berubah. Di masa millenial seperti kala ini, pertalian antar manusia digantikan dengan handphone, bahkan kala berkumpul bersama, tiap tiap kita pasti bisa repot dengan gadget yang dimiliki. Apakah pergantian bisa senantiasa membawa dampak yang buruk?
RENUNGAN HARIAN Anda Berubah Anda Berbuah
Anda Berubah Anda Berbuah Image by pixabay.com
Pada kala ini kita sudah melihat bagaimana dunia ini berubah. Kita tidak bisa menghindar dari pergantian yang ada supaya rela tak rela kita harus hidup mengikuti pergantian yang ada. Apakah pergantian itu senantiasa mengarah ke tentang negatif atau justru mengarah ke arah yang positif atau bahkan keduanya? Ya, pergantian bisa mengarah ke arah yang positif dan negatif tergantung bagaimana sikap kita didalam hadapi pergantian tersebut. Sebagai orang percaya, kita dituntut untuk rela berubah. Berubah di sini artinya menjadi manusia baru yang meninggalkan cara hidup yang lama dan setelah itu hidup seturut dengan niat Allah dan membuahkan buah bagi sesama.
Berubah sebetulnya tidak semudah membalikan telapak tangan. Ketika kita menginginkan berubah harus sebuah proses yang memadai lama dan panjang. Proses yang ada haruslah kita lewati supaya kita menjadi pribadi yang baik. Terkadang ketika seseorang menginginkan berubah menjadi pribadi yang lebih baik, bisa ada bervariasi respon dari orang yang ada di sekitarnya. Akan ada yang mendukung bahkan ada yang tidak mendukung dan meremehkannya. Hal itulah yang justru memicu banyak satu salah satu kita yang ketika coba untuk berubah hanya bertahan sebentar saja yakni lebih dari satu bulan atau bisa saja lebih dari satu hari saja. Ya, berubah merupakan suatu proses untuk memicu kita menjadi lebih baik di mana bisa banyak ujian di dalamnya. Sama seperti sebuah telur ayam yang perlu kala untuk menetas hingga seterusnya menjadi seekor ayam dewasa. Jika telur ayam seterusnya tidak dierami oleh induknya dengan baik maka telur seterusnya tidak bisa menetas.
Berubah sebetulnya bukanlah tentang yang mudah, ketika seseorang menginginkan berubah ia perlu suatu proses dan tidak bisa ia dapatkan dengan instan. Berubah bukan artinya kita harus membalikkan badan kita 360° derajat. Berubah artinya mengharuskan kita membalikkan badan kita 180°. Berubah yang kita laksanakan haruslah seturut dengan kehendakNya dan membuahkan buah bersifat kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia 5:22-23) yang bisa kita melihat kepada orang banyak.
Janganlah kuatir untuk berubah dan mengalami pergantian gara-gara pergantian yang terjadi tidaklah senantiasa mengarah ke arah yang negatif. Perubahan yang terjadi pasti bisa mengarah ke arah yang positif tergantung bagaimana kita memandangnya. Oleh gara-gara itu, ketika kita menginginkan berubah kita harus mempunyai keinginan, kasih dan juga rela terima Dia untuk mengubahkan kehidupan kita. Sebab, tidak ada hidup manusia yang tidak bisa diubahkanNya kecuali manusia itu rela dengan tulus hati berubah. Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN HARIAN KRISTEN Anda Berubah Anda Berbuah


RENUNGAN NATAL
Bersukacitalah, gara-gara Sang Juruselamat telah Lahir!
Bacaan: Matius 2:1-12
"Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea terhadap zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus berasal berasal dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah memandang bintang-Nya di Timur dan kami singgah untuk menyembah Dia."
Matius 2:1-2
Salah satu kasih Allah yang paling besar didalam kehidupan ini yaitu Ia singgah ke dunia didalam rupa manusia sehingga manusia diselamatkan berasal berasal dari maut. Pada hari ini kami merayakan kelahiran Tuhan Yesus sang Juruselamat ke didalam dunia ini. Ya hari ini merupakan hari Natal, hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh orang yakin di dunia ini. Setiap tahunnya kami senantiasa merayakan kelahiran Tuhan Yesus dengan meriah dan puas cita. Pasti kami seluruh menyadari bagaimana kelagiran Tuhan Yesus ke didalam dunia. Mari kami ingat sedikit perihal kelahiranNya.
Yesus lahir berasal berasal dari Maria atas perantaraan Roh Kudus. Maria merupakan tunangan Yusuf. Ia hidup suci dan senang di hadapan Allah sehingga ia dipilih untuk menjadi ibu Yesus. Pada suatu hari Maria didatangi oleh malaikat Tuhan. Malaikat Tuhan menampakkan diri di hadapannya dan mengumumkan kabar sukacita ini. Awalnya Maria kekhawatiran dan bingung gara-gara Maria belum bersuami. Malaikat Tuhan pun berbicara "Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus mampu turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi mampu menaungi engkau; gara-gara itu anak yang mampu kaulahirkan itu mampu disebut kudus, Anak Allah." Lukas 1:35. Setelah malaikat Tuhan berbicara demikian terhadap pada akhirnya gara-gara penyertaan Allah, Maria berbicara "Sesungguhnya saya ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu."
RENUNGAN NATAL
Merayakan Hari Natal pixabay.com
Setelah Yusuf menyadari kabar perihal kehamilan Maria, apa yang Yusuf lakukan? Karena Yusuf sangat mengasihi Maria, terhadap pada akhirnya Yusuf punya niat menceraikannya diam-diam sehingga nama Maria senantiasa baik. Tetapi, malaikat Tuhan melarang Yusuf melakukan itu. Disaat kehamilan Maria yang telah makin lama besar, mereka berdua pergi ke Bethelem. Namun, di sedang perjalan Maria jadi bahwa dirinya mampu melahirkan Yesus. Yusuf pun mencari penginapan untuk Maria tetapi seluruh penginapan telah penuh. Oleh gara-gara itu, Maria melahirkan bayi Yesus di didalam kandang domba.
Apakah pernah nampak pertanyaan di benak saudara mengapa Yesus mesti dilahirkan di didalam kandang domba?
Jika Allah senang bukankah Yesus mampu lahir di tempat yang lebih baik berasal berasal dari kandang domba?
Yesus lahir di kandang domba yang bau dan seserhana melambangkan bahwa Yesus tersedia di tengah-tengah kami yang lemah. Ia singgah ke didalam dunia ini untuk menyelamatkan yang hilang dan untuk menguatkan yang lemah. Tidak cuma terhadap waktu ini, kelahiran Yesus terhitung ditunggu lebih-lebih kelahirannya terdengar hingga Timur. Ketika Yesus dilahirkan, malaikat Tuhan sangat bersuka cita.
Orang pertama yang menyambut kelahiran Yesus adalah 3 orang majus berasal berasal dari timur. Mereka singgah ke Betlehem untuk menyembah Yesus lebih-lebih mereka mempunyai persembahan untuk bayi Yesus bersifat emas, kemenyan dan mur. Kelahiran Yesus pun hingga kepada Raja Herodes. Namun, raja Herodes tidak puas mampu kelahiran Yesus gara-gara ia khawatir posisinya sebagai raja digantikan oleh Yesus. Herodes pun hingga tega membunuh seluruh anak laki-laki di bawah dua th. yang tinggal di Betlehem dan sekitarnya. Sebenarnya siapakah Yesus dan mengapa Ia mesti dilahirkan ke didalam dunia ini?
Yesus merupakan anak Allah, Mesias, Raja atas segala raja dan juga dialah wujud berasal berasal dari penggenapan Firman Tuhan. "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; simbol pemerintahan tersedia di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak mampu berkesudahan di atas takhta Daud dan di didalam kerajaannya, gara-gara ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran berasal berasal dari waktu ini hingga selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam mampu melakukan perihal ini." Yesaya 9:6-7.
Ketika Dia dilahirkan ke didalam dunia ini Dia 100% Allah tetapi 100% manusia. Kelahiran Yesus ke didalam dunia bukan tanpa sebab, Ia adalah Juruselamat duit singgah ke didalam dunia untuk mengampuni tiap tiap dosa umat manusia. Namun, kelahiran Tuhan Yesus kadang waktu cuma cuma kami rayakan tanpa kami ketahui maksud dan tujuannya. Lalu kecuali layaknya itu mengapa kami mesti bersuka cita didalam merayakan kelahiranNya? Apakah kami telah merenungkan makna Natal didalam kehidupan kita?
Mari kami memandang 5 penjelasan setelah itu ini.
1. Kelahiran Yesus merupakan wujud kasih Allah kepada manusia
Yohanes 3:16-17 "Karena begitu besar kasih Allah mampu dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, sehingga tiap tiap orang yang yakin kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke didalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia." Karena Bapa di Sorga tidak inginkan kami binasa oleh gara-gara dosa yang telah kami perbuat, maka Ia mengaruniakan anakNya yang tunggal Tuhan Yesus sehingga Ia lahir ke didalam dunia ini. Ia lahir ke didalam dunia ini pasti saja mempunyai tujuan. Ia sungguh mengasihi kita. Oleh gara-gara itu, marilah kami terhitung mengasihi Ia dengan sepenuh hati kita.
2. Yesus merupakan Mesias didalam wujud manusia
Ia merupakan anak Allah yang tersedia ke didalam dunia ini didalam wujud manusia. Ia manusia tetapi Ia terhitung Allah. Namun, Ia merupakan Allah yang tidak terbatas. Dalam Yesaya 9:6 terhitung telah disebutkan demikian "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; simbol pemerintahan tersedia di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” Dia adalah Allah yang sangat luar biasa. Ia singgah ke didalam dunia ini untuk menyelamatkan saya dan saudara sehingga kami mampu beroleh kasih Allah didalam kehidupan kita.
3. Yesus tidak cuma lahir didalam dunia ini tetapi terhitung didalam diri kita
Salah satu perihal yang mesti kami pahami didalam moment Natal ini yaitu Yesus tidak cuma lahir didalam dunia tetapi Yesus terhitung lahir didalam kehidupan kita. Ia lahir ke didalam hati kami untuk memberika puas cita dan damai sejahtera. Ia terhitung mampu menerangi tiap tiap langkah ehidupan kita. Jika terhadap waktu ini saudara belum merasakan bahwa Allah telah tersedia didalam hati saudara, undanglah Ia terhadap waktu ini. Ketika Ia telah lahir didalam hati dan juga hidup dan kehidupan saudara, saudara mampu mersakan penyertaan dan kasihNya. Tanda seseorang yang hatinya telah tersedia Juru selamat yaitu Ia mampu jadi damai dan senantiasa mengucap syukur atas apa yang berlangsung didalam kehidupanNya. Ia terhitung mampu merasakan betapa besar kasih Allah didalam hidupnya. Apakah Ia telah lahir didalam diri anda?
4. Memberikan yang paling baik untuk merayakan kelahiranNya
Saat orang Majus berasal berasal dari Timur singgah untuk memandang bayi Yesus yang telah lahir, mereka mempunyai persembahan paling baik yang mereka miliki. Dalam Matius 2:11 disebutkan bahwa mereka mempunyai emas, kemenyan dan mur "Maka masuklah mereka ke didalam tempat tinggal itu dan memandang Anak itu dengan Maria, ibu-Nya, setelah itu sujud menyembah Dia. Mereka pun terhubung tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur." Emas, kemenyan dan mur merupakan barang yang cukup miliki nilai dan miliki nilai harganya. Namun, orang Majus dengan puas hati memberikannya kepada bayi Yesus. Ketika kami merayakan kelahiranNya, apa kami telah memberi tambahan yang paling baik yang kami mempunyai untukNya? Sering kali kami merayakan moment Natal ini tanpa ingat untuk siapa kami merayakannya. Kita kadang waktu memakai baju bagus waktu hari Natal tiba dan memakai barang mewah sehingga dilihat oleh orang lain. Bukankah seharusnya kami memberi tambahan suatu perihal untuk Tuhan bukan jadi menunjukkan apa yang kami miliki? Persembahan yang paling baik dan yang tak ternilai harganya adalah waktu kami senang mempersembahkan hidup kami untuk Tuhan. Mempersembahkan hidup berarti kami senang dan bersedia Tuhan Yesus membentuk hidup kami seturut kehendakNya. Meskipun kami mampu memberi tambahan barang mewah atau perihal miliki nilai lainnya, bukankah memberi tambahan apa yang menyenangkan hatiNya jauh lebih penting?
5. Memaknai makna Natal didalam hidup kita
Natal adalah kelahiran Yesus ke didalam dunia ini. Natal bukan cuma cuma kami merayakan kelahiranNya, tetapi kami terhitung mesti memaknai sesungguhnya apa itu Natal didalam hidup kita. Ada lebih berasal dari satu orang yang memaknai Natal sebagai wujud perayaan tahunan, tersedia pula yang memaknai Natal sebagai moment untuk share kasih dan moment yang tepat untuk berkumpul dengan dengan orang yang dikasihi. Namun, tersedia terhitung yang memaknai Natal sebagai suatu perihal yang sangat suci di mana waktu Ia lahir ke didalam dunia Ia terhitung lahir didalam kehidupannya untuk menyelamatkan dan memberinya damai dan juga puas cita.
Karena makna Natal berbeda-beda perihal berasal berasal dari individu tiap-tiap tiap orang, bagaimana seharusnya kami memaknai Natal ini?
Seharusnya kami memaknai Natal bukan cuma sebagi perayaan tahunan yang biasa dilakukan. Namun kami memaknai Natal lebih berasal berasal dari itu gara-gara Ia singgah ke didalam dunia ini cuma sekali dan terhadap waktu kedatanganNya yang kedua, Ia mampu menghakimi kami umat manusia. Bagaimana makna Natal didalam hidupmu?
Natal merupakan kelahiran sang Juruselamat ke didalam dunia ini untuk menyelamatkan umat manusia dan juga untuk memberi tambahan damai dan puas cita bagi kami semua. Oleh gara-gara itu, waktu kami merayakan hari kelahiranNya kami mesti bersuka cita.
Kelahiran saudara kami saja kami sambut dengan kegembiraan dan kebahagiaan, bagaimana dengan kelahiranNya?
Ketika kami merayakan kelahiranNya, kami terhitung mesti memberi tambahan yang paling baik yang kami mempunyai sebagai wujud ucapan syukur serupa layaknya orang Majus yang singgah untuk memandang bayi Yesus dan mempersembahkan yang paling baik yang mereka miliki. Selain itu, di moment Natal ini sebaiknya kami terhitung merenungkan apa makna Natal yang sesungguhnya yang kami mempunyai selama ini. Natal bukan cuma cuma menyambut kelahiran “biasa” tetapi Natal menyambut kelahiran sang Juruselamat. Ia tidak cuma lahir jke didalam dunia ini, tetapi Ia terhitung lahir didalam diri kami sehingga di hari kelahiranNya ini kami terhitung beoleh puas cita dan damai sejahtera. Kiranya kami bersuka cita menyambut sang Juruselamat yang lahir ke didalam dunia ini. Kiranya damai dan sukacita Natal menyertai saudara sekalian. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Hari Natal Tentang Bersukacita


KHOTBAH PEMUDA KRISTEN TENTANG PERSAHABATAN
My Best Friend
Bacaan: Amsal 17:9-20
"Seorang teman baik menyimpan kasih tiap tiap waktu, dan menjadi seorang saudara di dalam kesukaran."
Amsal 17:17
BFF atau best friend forever merupakan sebuah makna yang sempat trend dikalangan para pemuda dan pemudi. Banyak yang mengupload foto dengan dengan teman baik baiknya bahkan menulis caption “BFF” bahkan tidak sedikit pula yang menulis caption statusnya dengan dengan ayat Alkitab perihal persahabatan. Setiap kami yang ada di sini tentu punya seorang sahabat. Sahabat untuk berbagi kegembiraan dan kesedihan. Sahabat yang siap mendengar keluh kesah kita. Sahabat yang selalu ada untuk kami dan menguatkan kami ketika kami ada di dalam situasi yang lemah.
Namun, di luar sana ada orang yang tidak seberuntung kami dikarenakan ada orang yang berasumsi bahwa teman baik adalah sosok yang tidak kemungkinan untuk didapatkan dan teman baik sejati itu tidak kemungkinan ada.
 Kenapa perihal itu sanggup terjadi?
Ada lebih dari satu segi yang membawa dampak seseorang kehilangan keyakinan pada suatu hal yang bernama teman baik tidak benar satunya yaitu dulu dikecewakan atau disakiti. Bahkan ada pula yang berasumsi layaknya itu dikarenakan jadi cuma dimanfaatkan saja.
Khotbah Pemuda Kristen Persahabatan
Pada pas ini seorang teman baik sejati amat kesulitan untuk ditemukan kemungkinan tidak benar satu alasannya yaitu tidak ada keselarasan atau kemungkinan amat meyakinkan standar yang tinggi perihal teman baik yang menginginkan dimilikinya. Terkadang teman baik menjadi suatu hal yang peka untuk dibicarakan. Jika yang ada pada pas ini telah meraih teman baik sejati itu, bersyukurlah kepada Tuhan dan jangan dulu sekali-kali menyakiti hati sahabatmu. Sahabat adalah seseorang yang Tuhan memberikan bagi kami untuk mengingatkan dan menguatkan kita. Seorang teman baik yang baik tidak cuma ada ketika anda puas saja, namun ia bakal ada di dalam situasi sedih.
Ia juga bakal menegormu dengan dengan kasih dan bahkan mau mengkoreksi anda demi kebaikan kamu. Ia menginginkan melihatmu maju dengan dengan dengan dengan dia agar ia tidak bakal membiarkanmu terjatuh begitu saja. Dia tidak bakal segan untuk mengulurkan tangannya ketika anda tengah ada di dalam kesulitan. Persahabatan yang terbentuk juga tanpa disadari sanggup membentuk karakter. Jika anda bersahabat dengan dengan orang yang baik maka anda bakal hidup dengan dengan baik juga. Namun, terkecuali anda bersahabat dengan dengan orang yang tidak baik maka anda bakal menjadi tidak baik pula bersamaan dengan dengan berjalannya waktu.
Di Alkitab sendiri kami sanggup melihat persahabatan pada Daud dan Yonatan. Persahabatan mereka Tuhan berkati dan mereka saling mengasihi satu mirip lain. Meskipun Saul ayah Yonatan hendak membunuh Daud, Yonatan tidak segan untuk menunjang Daud bahkan ia pun menguatkan Daud ketika Daud di dalam situasi lemah.
Karena kasihnya, Yonatan bahkan mempercayakan kekuasaan raja kepada Daud yang mestinya itu merupakan miliknya. Apakah persahabatan yang tengah kami jalani telah mirip layaknya persahabatan pada Daud dan Yonatan?
Dalam Amsal 27:6 dikatakan demikian "Seorang teman memukul dengan dengan maksud baik, namun seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah."  Jika anda kerap jadi kesal terkecuali ditegor oleh teman baik ingatlah bahwa ia mengasihimu. Jika ia tidak mengasihimu tidak kemungkinan dia mau menegor anda terkecuali anda berbuat kesalahan. Dalam persahabatan juga dibutuhkan ada keterbukaan dan kepercayaan.
Jika anda tidak mengasihi sahabatmu sendiri bagaimana anda sanggup menghargai persahabatan yang telah dibangun?
"Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, namun siapa membangkit-bangkit perkara, menceraikan teman baik yang karib." Amsal 17:9.
Jika pada pas ini tetap ada yang melacak sosok seorang sahabat, berdoalah kepada Tuhan dan percayalah tentu Tuhan bakal memberikannya bagimu.
Jika pada pas ini anda telah menjalin sebuah persahabatan, maka hargailah persahabatan itu dan kasihilah sahabatmu. Kasih yang tulus mirip juga dengan dengan kesetiaan. Ketika persahabatan kalian diuji selalu milikilah kasih itu dikarenakan persahabatan yang sejati tidak bakal lekang oleh waktu. Tuhan Yesus memberkati.
Baca Juga : Ayat Alkitab Tentang Pengharapan
KHOTBAH PEMUDA KRISTEN TENTANG PERGAULAN
Pintar Dalam Bergaul
Bacaan: Amsal 13:13-20
“Siapa bergaul dengan dengan orang bijak bakal menjadi bijak namun siapa berkenalan dengan dengan orang bebal menjadi malang.”
Amsal 13:20
Percaya atau tidak, 90% yang pilih baik atau buruknya kehidupan kami adalah dengan dengan siapa kami bergaul. Pergaulan yang baik tentu bakal membawa kami ke arah yang lebih baik. Begitupun sebaliknya. Jika kami bergaul dengan dengan orang yang tidak baik, sikap dan perilaku kami juga bakal menjadi tidak baik. Pergaulan bakal mempengaruhi pembawaan hidup kita. Misalnya saja ketika kami bergaul dengan dengan orang-orang yang merokok bersamaan berjalannya pas kami pun bakal turut merokok dikarenakan terbiasa melihat sikap teman-teman kita. Oleh dikarenakan itu, kerap kali kami mendengar perkataan bahwa kami kudu selektif di dalam pilih teman.
Teman adalah seseorang yang selalu berbagi cerita dengan dengan kita. Dimana pun dan kapan pun terkecuali kami terbiasa dengan dengan teman kita, kami bakal mengikuti kebiasaanya. Teman yang anda jumpai bagaikan sebuah tombol raise yang sanggup membawa anda naik atau turun. Kemana anda melangkah itu bakal ditentukan oleh anda sendiri dan oleh orang-orang yang ada di lebih tidak cukup anda.
Banyak sekali pemuda dan pemudi yang pada pas ini tidak benar pilih teman untuk bergaul agar jadi membuatnya jatuh ke di dalam dosa. Mungkin pada pas ini tidak sedikit salah satu kaum muda yang jatuh ke di dalam dosa layaknya mabuk-mabukan, free sex atau memakai narkoba cuma dikarenakan tidak benar untuk pilih teman. Mereka cuma pilih teman untuk bergaul demi melacak kesenangan atau diakui keren.
Namun benarkan pergaulan yang layaknya itu yang dicari?
Banyak alasan yang membawa dampak para pemuda dan pemudi tidak benar pilih teman untuk bergaul.
Alasan-alasan selanjutnya pada lain:
1. Karena dirinya sendiri yang telah pilih sebagian syarat pergaulan yang diinginkan
Seseorang sanggup tidak benar pilih pergaulan dikarenakan ia telah pilih sebagian syarat teman layaknya apa yang diinginkan. Bisa saja sebagian syarat yang telah ditetapkan amat tinggi dikarenakan menginginkan diakui sebagai seseorang yang gaul.
2. Terpengaruh oleh teman atau orang yang ada di sekitarnya
Teman yang kami punya atau orang  yang ada di lebih tidak cukup kami tanpa disadari bakal mempengaruhi cara bergaul kita. Jika kami dipengaruhi oleh teman yang tdak baik, maka tanpa disadari kami bakal jatuh ke di dalam pergaulan yang tidak benar juga.
3. Karena dulu dikecewakan
Perasaan kecewa dan dulu dikecewakan merupakan tidak benar satu perihal yang punya manfaat besar di dalam pilih suatu pergaulan. Terkadang kekecewaan yang dirasakan bakal membawa seseorang berlari ke arah yang tidak benar untuk menyingkirkan perasaan kecewa tersebut.
4. Merasa hidupnya hampa dan tanpa tujuan
Perasaan hampa layaknya tanpa target bakal membawa dampak seseorang selalu melacak jati dirinya. Itu juga bakal membawa dampak seseorang selalu melacak teman-teman yang sanggup menyingkirkan kehampaan tersebut. Jika ia tidak benar meraih teman untuk bergaul untuk mengisi kehampaan itu, maka sanggup dipastikan ia sanggup jatuh ke di dalam pergaulan yang salah.
5. Ingin muncul dari zona nyaman dan diakui keren oleh orang lain
Perasaan menginginkan diakui keren oleh orang lain membawa dampak seseorang menjadi lupa diri. Ia bakal selalu mengusahakan melacak teman-teman yang sanggup membuatnya muncul lebih keren mirip sekali itu merupakan pergaulan yang buruk.
Sangat kudu bagi kami untuk pilih pergaulan. Pergaulan yang kami jalani pas ini sanggup mempengaruhi sikap dan membentuk pembawaan kami bersamaan berjalannya waktu. Jangan hingga kami tidak benar pilih teman untuk bergaul agar kami jatuh ke di dalam dosa. Pilihlah pergaulan yang sanggup membangun dan menuntunmu ke di dalam kebaikan. Tuhan Yesus memberkati.
KHOTBAH PEMUDA KRISTEN TENTANG MASA DEPAN
Masa Depan Menantiku
Bacaan: Amsal 23:12-18
“Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, namun takutlah bakal TUHAN senantiasa. Karena jaman depan sungguh ada, dan harapanmu tidak bakal hilang.”
Amsal 23:17-18
Bagi seorang pemuda apa yang paling dikhawatirkan di di dalam hidupnya? Ya tentu seluruhnya mengkuatirkan jaman depannya. Sebenearnya tidak cuma pemuda saja, orang tua pun tetap mengkuatirkan jaman depannya. Masa depan merupakan suatu hal yang amat rahasia dan menjadi sebuah misteri. Tidak ada seorang pun paham bakal jaman depannya.
Pasti salah satu kami seluruh tidak ada yang menginginkan jaman depannya jelek bukan?
Pasti kami menginginkan pekerjaan yang kami impikan, punya tempat tinggal mewah, kendaraan spesifik bahkan membangun sebuah keluarga dengan dengan dengan dengan orang yang dikasihi.
Masa depan yang Tuhan memberikan bagi kami seluruh sungguhlah indah. Jika pada pas ini anda jadi tidak punya jaman depan apa yang mebuatmu bicara demikian? Apakah dikarenakan anda jadi tidak sanggup melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi layaknya teman-temanmu?
Apakah dikarenakan anda jadi kudu bekerja lebih keras dari orang lain yang ada di sekitarmu? Atau dikarenakan anda jadi hidupmu tidak seberuntung orang yang ada di sebelahmu? Ingatlah, tiap tiap orang punya kesusahannya sendiri-sendiri. Belum tentu apa yang anda melihat pas ini mirip layaknya kenyataan hidup yang kudu ia jalani.
Terkadang sebagai seorang manusia kami cuma melihat segala suatu hal dari satu sudut pandang saja yang menurutnya benar. Kita kadang-kadang melihat segala suatu hal melalui asumsi kami saja. Bukankan apa yang kami acuhkan tidak selalu benar dan layaknya kenyataannya. Setiap orang yang ada di sini punya jaman depannya sendiri-sendiri. Tuhan telah merenda jaman depan kami sebaik mungkin. Masa depan yang telah tentu penuh dengan dengan kasih Tuhan. Namun, untuk mewujudkan jaman depan yang indah itu, kami tidak boleh berdiam diri saja. Kita juga kudu jalankan sebuah aksi dan tindakan untuk mewujudkannya.
Misalnya dengan dengan studi atau bekerja dengan dengan sepenuh hati. Jika pada pas ini anda jadi anda kudu bekerja keras untuk mencapai jaman depan itu, maka bekerjalah dengan dengan segenap kemampuanmu dikarenakan tidak ada suatu hal yang sanggup berjalan dengan dengan instan di dunia ini.
Janganlah was-was dengan dengan jaman depan yang menantimu. Jika anda cuma berpikir bahkan anda tidak punya jaman depan yang indah anda sungguh tidak benar dikarenakan ada tangan Tuhan yang tengah merendanya. Kita tidak paham layaknya apa kami ke depannya. Kita tidak paham apa yang bakal berjalan satu jam sesudah itu bahkan hari esok. Manusia cuma menduganya saja, dikarenakan tidak ada seorang pun yang paham apa yang berjalan di dalam dirinya.
Tuhan sanggup mempengaruhi hidupmu bahkan keadaanmu pas ini. Ia sanggup mengubahnya menjadi lebih indah seturut dengan dengan kehendakNya. Datanglah kepadaNya dan berdoalah selalu agar Ia menguatkan dan menguhkan anda agar anda justru tidak jatuh ke di dalam pencobaan. Raihlah jaman depan itu dengan dengan senyuman dan penuh pengharapan. Janganlah anda mengeluh bakal pas ini dikarenakan anda tidak paham bakal apa yang berjalan besok. Sama layaknya Yusuf yang kudu melalui banyak ujian hingga pada akhirnya ia mencapai apa yang ia impikan. Selain berdoa, ia juga kudu bekerja keras untuk mewujudkannya.
Sekarang janganlah anda cuma amat fokus pada apa yang tengah terjadi. Janganlah pikiranmu cuma berpusat pada pemahaman terkecuali anda tidak punya jaman depan dikarenakan hidupmu tidak mirip dengan dengan yang lain. Tuhan punya cara tersendiri untuk mewujudkan jaman depanmu itu. Kamu kudu melalui bermacam macam proses. Yakinlah bahwa jaman depan itu sungguh ada dan tengah menantimu. Kerjakan apa yang tengah anda jalankan pada pas ini dengan dengan sebaik mungkin. Tuhan Yesus memberkati.
KHOTBAH PEMUDA KRISTEN TENTANG KESETIAAN
Setia di dalam Segala Hal
Bacaan: Ulangan 5:28-33
“Maka lakukanlah seluruhnya itu dengan dengan setia, layaknya yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri. Segenap jalan, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah anda jalani, agar anda hidup, dan baik keadaanmu dan juga lanjut umurmu di negeri yang bakal anda duduki.”
Ulangan 5:32-33
Setia atau pun komitmen merupakan suatu hal perihal yang kudu kami miliki. Tidak cuma setia kepada pasangan, namun kami juga kudu punya komitmen pada segala hal. Kita kudu setia pada apa yang telah kami jadi agar kami mencapai suatu hal yang amat punya nilai yang tidak sanggup digantikan dengan dengan uang. Pada pas ini komitmen merupakan suatu hal yang amat mahal harganya dikarenakan telah banyak salah satu kami yang kehilangan makna dari komitmen tersebut. Seringkali di dalam mengerjakan suatu hal perihal komitmen kami diuji. Jika kami selalu menjaga komitmen itu agar selalu ada di di dalam diri kami tentu kami sanggup menyelesaikan apa yang telah kami mulai.
Pernahkah saudara lihat film yang berjudul Hachiko? Hachiko sendiri merupakan sebuah film yang menceritakan perihal komitmen seekor anjing bernama Hachi kepada tuannya. Ia dengan dengan setia menunggu kedatangan tuannya di stasiun kereta api hingga Hachi mati. Hachi membawa komitmen kepada tuannya hingga mati. Jika kami amat menghayati film ini, kami sanggup memaknai apa artinya sebuah kesetiaan.
Kesetiaan bakal ada terkecuali kami punya komitmen di di dalam diri kita. Komitmen kuat yang kami punya bakal memampukan kami untuk punya komitmen hingga akhir hidup kita. Komitmen merupakan ketentuan atau janji yang telah tertanam di di dalam hati. Jika komitmen selanjutnya hilang, kami juga bakal kehilangan komitmen yang kami punya dikarenakan komitmen lebih kuat dibandingkan sebuah janji.
Mengapa sanggup dikatakan demikian?
Dapat dikatakan demikian dikarenakan komitmen lahir dari sikap hati yang teguh dan tulus, sedangkan janji adalah sebuah perkataan yang muncul dari di dalam mulut.
Kesetiaan itu haruslah kami jadi dari di dalam perihal kecil. Jika pada pas ini anda dipercayakan sebuah layanan dan anda telah berkomitmen pada layanan yang telah anda jalani maka setialah pada layanan itu. Jika anda dipercayakan suatu hal perihal walaupun itu perihal kecil setialah dengan dengan apa yang tengah anda kerjakan. Setia bukanlah perihal mudah. Kesetiaan kudu diuji agar sanggup meneguhkan hati kita.
Selain Hachi, kami juga sanggup studi komitmen dari Yakub. Yakub setia dan teguh kepada pendirian hatinya. Yakub mau memakai 14 tahun hidupnya untuk bekerja pada Laban demi mencapai orang yang dikasihinya.
Bahkan komitmen Yakub sempat diuji dimana 7 tahun pertama ia bekerja justru Laban mengingkari janjinya untuk memberikan Rahel. Namun, dikarenakan komitmen yang dimiliki oleh Yakub ia tidak mundur walaupun ia dikecewakan oleh seseorang yang ia percayai. Kesetiaan Yakub pada akhirnya menghasilkan hasil. Ia pun sanggup menikah dengan dengan Rahel, wanita yang dikasihinya.
Jika pada pas ini anda tetap tidak setia dengan dengan apa yang anda jalankan bahkan di dalam perihal kecil, bagaimana Tuhan bakal mempercayakan perihal besar kepadamu? Kesetiaan yang anda punya merupakan bukti dari keteguhan hatimu.
Bahkan Tuhan saja menginginkan kami anak-anakNya menjadi spesifik yang setia. Dalam Amsal 3:3 dikatakan demikian “Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu.” Ukirlah komitmen itu di di dalam hatimu. Jika pada pas ini anda jadi tidak sanggup setia dengan dengan satu perihal yang telah anda jadi baik di dalam pendidikan, pekerjaan bahkan di dalam suatu hubungan, maka berdoalah kepadaNya. Mintalah hikmat dan bimbinganNya. Tuhan Yesus memberkati.
Baca Juga : Beriman Kepada Allah
KHOTBAH PEMUDA KRISTEN TENTANG CINTA
Cinta
Bacaan: Pengkhotbah 4:7-16
“Berdua lebih baik dari pada seorang diri, dikarenakan mereka menerima upah yang baik di dalam jerih payah mereka. Karena terkecuali mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, namun wai orang yang jatuh, yang tidak membawa orang lain untuk mengangkatnya!”
Pengkhotbah 4:9-10
Cinta merupakan suatu pembahasan yang tak ada habisnya dikarenakan cinta itu selalu baru tiap tiap hari. Cinta itu suatu hal yang seluruhnya tidak sanggup diungkapkan melalui kalimat namun kudu melalui tindakan juga. Cinta merupakan suatu anugerah yang Tuhan memberikan bagi kami sebagai manusia dikarenakan cinta tidak sanggup kami membeli dengan dengan emas maupun perak. Di dunia ini terkecuali tidak ada cinta maka kehidupan cuma penuh dengan dengan ketakutan, kesendirian dan juga kehangatan dikarenakan tanpa ada cinta kami tidak sanggup paham bagaimana rasanya dicintai dan mencintai.
Tanpa disadari kehadiran cinta di tengah-tengah umat manusia amat artinya dan amat berdampak besar di dalam segala segi kehidupan manusia. Cinta bakal sanggup memberikan kebolehan dan juga mengalahkan segala kendala dan kesulitan yang dialami. Pernahkah anda paham bahwa pada pas ini hidupmu dipenuhi oleh cinta?
Cinta dari keluarga, cinta dari saudara, cinta dari teman bahkan yang paling besar adalah cinta dari Tuhan. Jika tidak ada itu seluruh akankah kami sanggup untuk selalu hidup di dunia ini? Apakah kami sanggup bertahan di di dalam dunia yang sepi dan hampa tanpa ada cinta?
Pada dasarnya manusia merupakan makhluk yang membutuhkan orang lain di di dalam hidupnya dikarenakan manusia tidak sanggup menjalani hidupnya seorang diri saja. Sama halnya dengan dengan manfaat seseorang di dalam kehidupan kita, manfaat cinta juga amat kami butuhan. Seseorang yang telah kehilangan cinta di dalam hidupnya, tentu bakal kesulitan untuk bersyukur dan merasakan keindahan dunia dan keindahan kasih Tuhan di di dalam hidupnya.
Mereka yang dulu dikecewakan oleh yang namanya cinta, tentu bakal kesulitan untuk paham kembali apa itu sebenarnya cinta. Seseorang yang dulu dimanfaatkan atas nama cinta, tentu bakal kesulitan kembali yakin kepada cinta yang tulus. Cinta merupakan suatu hal yang hars diwujudkan dengan dengan hati yang tulus.
Cinta itu merupakan suatu hal yang murni. Jika kami telah kehilangan cinta di dalam kehidupan kita, kami bakal kesulitan untuk menjalani kehidupan ini. Cinta sejati yang pas ini sanggup kami rasakan adalah cinta yang Tuhan Yesus memberikan kepada kita. Cinta yang Ia memberikan merupakan cinta yang tidak bakal lekang oleh waktu. Disaat seluruh orang yang kami cintai meninggalkan kita, cuma Tuhan yang bakal beserta dengan dengan kami selamanya. Cintanya yang sejati ini juga dibuktikan dengan dengan matinya Ia di kayu salib untuk menebus tiap tiap dosa dan kekeliruan kami agar kami tidak jatuh ke di dalam maut.
Cinta itu merupakan suatu hal yang amat indah, punya nilai dan suatu hal yang kudu kami hargai dan hormati. Cinta merupakan sebuah ungkapan kasih kami kepada orang lain yang tidak sanggup diwakilkan dengan dengan rangaian kalimat saja namun juga kudu melalui tindakan hidup kita. Cinta adalah suatu hal yang aku dan anda butuhkan butuhkan. Jika ada seseorang yang menyebutkan bahwa ia tidak membutuhkan cinta artinya ia tengah membohongi dirinya sendiri.
Cinta yang kami punya tanpa kami paham membawa dampak kami sanggup menghadapi tiap tiap masalah hidup ini dengan dengan penuh pengharapan tanpa goyah sedikit pun. Cinta bakal menguatkanmu di dalam kelemahan. Akan melengkapi kekuranganmu dan bakal mendukungmu dan juga membuatmu bertumbuh di di dalam Tuhan. Jangan biarkan cinta itu hilang dari di dalam hati mu. Jagalah cinta yang anda punya pada pas ini, dikarenakan ketika cinta itu telah pergi dari hidupmu sekali saja anda bakal kesulitan untuk mendapatkannya kembali. Tuhan Yesus memberkati.

5 Khotbah Pemuda Kristen Tentang Pergumulan dan Persahabatan


KEMENANGAN KRISTUS TERHADAP GODAAN IBLIS
Pencobaan di padang gurun
Bacaan: Matius 4:11
“Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau wajib menyembah Tuhan, Allahmu, dan cuma kepada Dia sajalah engkau berbakti!” Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat singgah melayani Yesus.”
Setiap manusia pasti pernah jatuh ke di dalam godaan Iblis agar membuatnya berdosa dan tidak kudus lagi di hadapan Allah. Tidak cuma kita sebagai manusia, Tuhan Yesus pun pernah digoda oleh Iblis. Namun yang membedakannya adalah Ia menang melawan godaan Iblis tersebut. Dalam ayat yang udah kita baca, Yesus di cobai oleh Iblis di padang gurun setelah Ia berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam lamanya.
Dalam rupa manusia pasti saja Yesus menjadi lapar, haus dan kelelahan khususnya tidak ada makanan dan minuman yang masuk ke di dalam perutnya. Dalam Injil Matius yang udah kita baca, kata dicobai merujuk kepada ujian dan godaan. Ujian yang dialami oleh Yesus dimaksudkan untuk membuktikan, tengah godaan yang dialaminya dimaksudkan untuk membuat sebuah kemauan yang sanggup menyebabkanNya jatuh ke di dalam dosa.
Kemenangan Yesus
Kemenangan Yesus Image by rec.or.id
Selama Yesus berada di padang gurun, Iblis mencobainya sebanyak tiga kali namun Yesus sanggup lewat seluruh godaan tersebut.
Ada pun 3 pencobaan yang dialami Yesus pas di padang gurun yaitu:
Pencobaan atas  permintaan daging
Keinginan daging yang dialami Yesus merupakan permintaan fisik di mana pada pas dicobai oleh Iblis, Yesus menjadi lapar dan haus. Bagi seorang manusia pasti menahan lapar selama empat puluh hari merupakan hal yang mustahil agar Iblis singgah menggodanya. “Lalu datanglah si pencoba itu dan bicara kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah agar batu-batu itu jadi roti.” Matius 4:3. Tentu saja jika Yesus ingin, Ia pasti sanggup memengaruhi batu yang ada di sekitarnya jadi roti. Namun, dikarenakan keteguhan hatinya Ia sanggup memenangkan pencobaan pertama ini.
Pencobaan atas keangkuhan hidup
Pencobaan kedua yang dialami Yesus yaitu pencobaan atas keangkuhan hidup. Kita seluruh pasti mengerti bahwa Yesus adalah Allah yang mempunyai kuasa, oleh dikarenakan itu Iblis menggodanya agar Yesus meu gunakan kuasa yang Ia miliki. “Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan memasang Dia di bumbungan Bait Allah, sesudah itu bicara kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, dikarenakan ada tertulis: Mengenai Engkau Ia dapat memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka dapat menantang Engkau di atas tangannya, agar kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” Matius 4:5-6. Sama layaknya yang pertama, Yesus mengusir Iblis dan sanggup lewat pencobaan kedua.
Pencobaan tentang permintaan mata
Keinginan mata sendiri bicara tentang kemegahan. Iblis bicara kepada Yesus bahwa Ia dapat beri tambahan segala kemegahan yang ada di dunia ini jika Ia sujud menyembah kepadanya. “Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang terlampau tinggi dan tunjukkan kepada-Nya seluruh kerajaan dunia bersama dengan bersama dengan kemegahannya, dan bicara kepada-Nya: “Semua itu dapat kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” Matius 4:8-9. Namun, pasti saja Yesus menolaknya dikarenakan Ia tahhu bahwa yang pantas disembah cuma cuma Bapa yang ada di Sorga.
Baca Juga : Renungan harian Anda Berubah Anda Berbuah
Tentu saja kemenagan Kristus pada godaan Iblis dikarenakan keteguhan hatiNya kepada Bapa di Sorga. Sekalipun Iblis mencobainya lewat beraneka cara, Yesus sanggup memenangkannya dan sanggup mengusir Iblis. Ia tidak jatuh ke di dalam dosa dan tetap kudus di hadapan Bapa. Karena keteguhan hatiNya pula, Bapa di Sorga memberikannya kemampuan agar Ia sanggup memenangkan tiap-tiap godaan berasal dari Iblis. Kiranya kita juga sanggup memenangkan tiap-tiap pencobaan Iblis di di dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.

Kemenangan Kristus Terhadap Godaan Iblis

YESUS BANGKIT
Kebangkitan Yesus
Bacaan: Matius 28:1-10
“Akan namun malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah anda takut; gara-gara saya mengetahui anda melacak Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, gara-gara Ia sudah bangkit, serupa layaknya yang sudah dikatakan-Nya, Mari, lihatlah area Ia berbaring.”
Matius 28:5-6
Kebangkitan Yesus merupakan suatu perihal yang amat luar biasa bagi orang percaya. Kebangkitan Yesus sendiri membawa makna bahwa Ia sudah bangkit dari terhadap orang mati. Kebangkitan Yesus sendiri menjadi saksi yang amat luar biasa bagi kita yang mengajarkan dan mengingatkan kita bahwa Ia sanggup mengalahkan maut.
Dalam Pengakuan Iman Rasuli pun dikatakan demikian “yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, terhadap hari yang ketiga bangkit pula dari terhadap orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa, dan dapat singgah dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati” Sebelum kebangkitanNya, Ia turun ke dalam kerajaan maut yang bermakna Ia jauh dari kasih Bapa. Ia turun ke dalam kerajaan maut untuk mempertanggungjawabkan dosa dan pelanggaran manusia. Namun sehabis hari yang pas Ia bangkit dan mengalahkan maut tersebut. Bahkan dalam Lukas 24:6-7 dikatakan demikian “Ia tidak ada di sini, Ia sudah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, pas Ia selalu di Galilea, yakni bahwa Anak Manusia mesti diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan dapat bangkit terhadap hari yang ketiga.”
Pada hari ketiga sehabis Yesus mati gara-gara disalibkan, para perempuan singgah singgah ke makam Yesus dengan maksud untuk membawakan rempah-rempah yang sudah mereka sediakan. Namun, pas sudah hingga ke makam Yesus, mereka memandang bahwa kubur Yesus sudah kosong dan batu yang memelihara kubur Yesus sudah terguling dan pas mereka memeriksa kubur Yesus, mereka tidak mendapati mayat Yesus disana.
Renungan dari Kebangkitan Yesus
Kemenangan Yesus Image by rec.or.id
Ditengah kebingunan mereka, malaikat Tuhan singgah menghampiri dan berkata kepada mereka dan memberitahukan bahwa Yesus sudah bangkit. Mendengar kabartersebut para wanita menghampiri kesebelas murid Yesus dan kepada saudara yang lain. Tentu saja murid Yesus tidak percaya kepada perkataan para perempuan itu gara-gara murid-murid Yesus berpikir bahwa orang yang sudah mati sudah tentu tidak dapat bangkit lagi. Karena ketidak percayaan para murid, selanjutnya Petrus bangun dan cepat-cepat membuktikannya apakah yang dikatakan oleh perempuan itu bukan sekedar omong kosong. Karena para murid tidak percaya dapat kebangkitan Yesus, Yesus pun menampakkan dirinya dan selanjutnya para murid menjadi percaya.
Baca Juga : Kemenangan Kristus Terhadap Iblis
Namun ada satu murid Yesus yang selalu tidak percaya dapat kebangkitan Yesus, murid itu adalah Tomas “Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: “Kami sudah memandang Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: “Sebelum saya memandang bekas paku terhadap tangan-Nya dan sebelum akan pas saya mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali saya tidak dapat percaya.” Yohanes 20:25. Akhirnya Yesus menampakkan dirinya kepada Tomas dan ia pun menjadi percaya.
Mungkin terhadap pas ini ada diantara kita yang tidak percaya dengan kebangkitanNya dari maut. Namun, itu benar adanya. Ia sanggup mengalahkan maut itu sehingga Ia sanggup lagi dengan dengan Bapa di Sorga. Bukankah Yesus sendiri bilang bahwa Ia dapat bangkit terhadap hari yang ketiga? Kebangkitan Yesus bukan cuma kebangkitan secara roh saja namun secara fisik juga. Melalui kebangkitanNya kita sanggup memandang kuasaNya yang sanggup mengalahkan maut. Oleh gara-gara itu percayalah konsisten kepadaNya. Tuhan Yesus memberkati.
Kesimpulan : Artikel ini dibikin untuk menambahkan Info bagi kita semua perihal kebangkitan Yesus terhadap hari yang ketiga dengan mengalahkan maut

Renungan Harian Kristen Tentang Kebangkitan Yesus


YESUS KRISTUS DATANG UNTUK MATI
Maksud kehadiran Yesus ke dalam Dunia
Bacaan: Yohanes 3:13-18
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia udah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, sehingga tiap tiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Yohanes 3:16
Bapa mengirimkan anakNya yang tunggal Tuhan kami Yesus Kristus bersama suatu target yakni untuk menyelamatkan kami berasal dari maut sehingga kami beroleh kasihNya di Sorga kelak. Karena dosa yang udah manusia perbuat, kasih Allah menjadi jauh dan hilang berasal dari dalam diri manusia. Karena dosa ini pula pertalian manusia bersama Allah menjadi rusak. Sebelum kehadiran Yesus ke dalam dunia, manusia mesti mempersembahkan korban bakaran di mezbah Tuhan sehingga dosanya diampuni oleh Allah. Namun kala ini, kami tidak mesti berbuat demikian.
Yesus Kristus Datang Untuk Mati
sangsabda.wordpress.com
Kedatangan Yesus ke dalam dunia ini adalah untuk mati demi menebus dosa umat manusia. Dalam artian Yesus mati demi kami orang yang udah berbuat dosa dan melakukan kejahatan. Bahkan Paulus bicara kalau tidak tersedia orang yang rela mati untuk orang jahat, kalau Tuhan kami Yesus Kristus, yang mati untuk orang-orang berdosa, juga kita. Ia rela mati demi kami dikarenakan Ia mengasihi kami dan tidak ingin kami jatuh ke dalam maut tapi Ia ingin kami bersama denganNya di Sorga kelak. Tentu saja Tuhan Yesus mengetahui bahwa Ia akan mati kalau Ia berkunjung ke dalam dunia. Namun, hal itu tidak menggentarkan hatiNya. Ia selamanya berkunjung ke dalam dunia ini sehingga kami beroleh keselamatan.
Jika kami tersedia di posisiNya apakah kami akan selamanya berkunjung ke dalam dunia kendati kami mengetahui bahwa kami akan mati untuk orang-orang yang berdosa?
Kematian Yesus adalah untuk seluruh orang yang percaya kepadaNya. KematianNya di atas kayu salib mengakibatkan kami mengetahui bahwa Ia sangat mengasihi kami anak-anakNya. “Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.” Yohanes 3:17. Adapun arti kedatangannya ke dalam dunia yaitu;
1. Memperbaiki pertalian manusia bersama Allah
Tuhan Yesus berkunjung ke dalam dunia ini untuk melakukan perbaikan pertalian kami denganNya yang di awalnya teah rusak akibat dosa yang udah manusia perbuat. Dosa yang udah diperbuat manusia mengakibatkan pertalian kami denganNya menjadi jauh. Oleh dikarenakan itu, melalui perantaraanNya, Ia memulihkan pertalian kami bersama Allah.
2. Menyelamatkan manusia berasal dari dosa
Akibat berasal dari dosa adalah maut. Oleh dikarenakan itu dikarenakan Ia mengasihi kita, Ia ingin kami terbebas berasal dari dosa sehingga kami dilayakkan ulang di hadapanNya.
3. Menyelamatkan manusia berasal dari maut
Seperti yang udah disebutkan di awalnya bahwa akibat dosa adalah maut yang berarti kami tidak akan beroleh kasi Bapa lagi. Kita akan kehilangan peluang untuk bisa hidup bersama denganNya. Maut akan mengakibatkan kami hidup di dalam kegelapan. Karena Ia tidak ingin kami binasa di dalam maut, maka Yesus berkunjung ke dalam dunia ini.
Baca juga : Kebangkitan Kristus
Yesus berkunjung ke dunia ini untuk mati dikarenakan Ia ingin menyelamatkan kami berasal dari dosa dan maut. Bisa saja Ia menampik untuk berkunjung ke dalam dunia ini, tapi dikarenakan Ia mengasihi kami Ia selamanya berkunjung kendati Ia mengetahui bahwa Ia mesti mati di kayu salib. Bayangkan saja kalau Yesus tidak berkunjung ke dalam dunia ini atau Ia tidak mati bagi kami di kayu salib. Pada kala ini pasti kami masih hidup di dalam dosa sehingga kami tidak bisa beroleh kasihNya. Oleh dikarenakan itu, kami mesti bersyukur kepadaNya dikarenakan Ia rela berkunjung dan mati bagi kami sehingga kami bisa terbebas berasal dari dosa dan hidup dalam kasihNya. Tuhan Yesus memberkati.
Kesimpulan : Artikel ini dibuat untuk menambahkan informasi bagi kami bahwa tersedia maksud dan target Yesus untuk berkunjung ke dalam dunia.

Maksud dari Yesus Kristus Datang Untuk Mati


RENUNGAN HARIAN Air Tuba dibalas bersama Air Susu
Bacaan: Lukas 6:27-36
"Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan bersama tidak menghendaki balasan, maka upahmu akan besar dan anda akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, gara-gara Ia baik terhadap orang-orang yang tidak menyadari berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat."
Lukas 6:35
Mengasihi musuh. Haruslah kita berbuat demikian? Kita pasti dulu dikecewakan atau disakiti oleh orang yang telah kita anggap sebagai kawan akrab bahkan rekan bahkan saudara padahal kita telah berbuat baik kepadanya. Bahkan ada pepatah yang bilang “Air susu dibalas Air Tuba” yang artinya tingkah laku baik dibalas bersama kejahatan.
RENUNGAN HARIAN Air Tuba dibalas bersama Air Susu
Image by parokimbk.or.id
Ketika seseorang menyakiti hati kita dan benar-benar mengecewakan kita, apa yang akan kita lakukan?
Apakah kita segera memaafkannya atau justru kita membencinya dan berasumsi orang itu musuh kita?
Hidup sebetulnya tidak akan dulu terlepas berasal dari masalah itu. Memaafkan atau membenci merupakan dua pilihan yang ada di dalam tangan kita seperti hitam dan putih dalam sebuah dadu. Jika terhadap sementara ini kita masih beranggapan bahwa jikalau ada orang yang menyakiti kita, kita kudu menyakitinya serupa seperti yang telah ia perbuat.
Bukankah itu merupakan sikap yang tidak Tuhan kehendaki? Lalu apa yang sebetulnya Tuhan kehendaki?
Dalam Lukas 6:27-29 telah dikatakan demikian "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah termasuk kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil alih jubahmu, biarkan termasuk ia mengambil alih bajumu." Mengasihi orang yang telah menyakiti hati kita sebetulnya benar-benar susah sekali. Perlu kekuatan hati untuk melakukannya. Namun, bukan artinya hal itu susah untuk dilakukan.
Kita dapat mengambil alih umpama teladan Yesus yang selalu mengasihi orang yang menyakiti Dia bahkan Ia dapat mempengaruhi hidup orang itu. Yesus telah menyadari bahwa Petrus akan menyangkalnya sebanyak tiga kali sementara Ia akan disalibkan. Namun, Yesus selalu mengasihi Petrus dan tidak membeda-bedakannya bersama muridNya yang lain. Ketika Petrus benar-benar telah menyangkal Yesus sebanyak 3 kali, apakah Yesus setelah itu membenci Petrus? Tentu tidak. Ia justru kenakan hidup Petrus untuk mewartakan kabar mengenai keselamatan dan Kerajaan Allah kepada orang banyak.
Mengasihi orang yang telah mengasihi kita sebetulnya gampang dan seluruh orang pasti dapat melakukannya. Namun, hal yang paling susah untuk dilakukan adalah mengasihi orang yang telah menyakiti hati kita dan yang merupakan musuh kita. Ketika kita dapat mengasihi musuh kita, Tuhan akan memberi tambahan kelegaan kepada hati kita sehingga beban yang ada dalam diri kita dapat hilang.
Baca Juga : Renungan Harian Allah Yang Berkuasa
Ketika kita tidak dapat mengasihi musuh kita, ingatlah khususnya dahulu kasih yang Allah memberi tambahan kepada kita. Ketika kita lalai di hadapanNya dan bahkan selalu menyakiti hatiNya, Ia selalu memaafkan dan mengasihi kita sebagaimana adanya. Ia tidak dulu meninggalkan kita walaupun berulang kali kita hidup tidak seturut bersama kehendakNya. Oleh gara-gara itu, marilah kita memohon kepada Tuhan untuk melembutkan hati kita sehingga kita dapat mengampuni dan mengasihi mereka serupa sekali mereka adalah musuh kita. Marilah kita membalas air tuba bersama air susu di mana sementara ada orang yang berbuat jahat kepada kita, kita selalu baik dan mengasihinya gara-gara itu yang diinginkan Allah. Dalam Matius 5:44 dikatakan demikian “Tetapi Aku bicara kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN HARIAN KRISTEN Air Tuba Dibalas Dengan Air Susu